Sat Res Narkoba Polres Tabanan Amankan Tiga Orang Penyalahguna Narkoba

Dalam situasi pandemi Covid-19 tidak serta merta menyurutkan niat para pelaku penyalahguna Narkotika, hal ini dibuktikan Satuan Reskrim Narkoba Polres Tabanan Narkoba secara berut-turut berhasil mengamankan 3 (tiga) orang terduga Penyalahguna Narkotika.

Ketiganya diamankan di tempat yang berbeda, petugas juga berhasil mengamankan puluhan paket krital bening ( Shabu ) dan mengamankan barang bukti lainnya yang terkait peran masing-masing pelaku.

Keberhasilan pengungkapan oleh Sar Res Narkona ini disampaikan oleh Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, S.I.K., M.H., saat Konferensi Pers bertempat di halaman Depan Polres Tabanan, dihadiri dan diliput oleh rekan awak Media Online, Medsos dan rekan dari Merdia Cetak para hari Kamis, 30/09/202i pukul 10.00 Wita


Adapun ketiga (3) orang terduga pelaku yang berhasil diantaranya :

  1. Made A S alias Dedek, 29 th, alamat Desa Pejaten, Kediri, Tabanan, terduga diamankan pada Jumat 24/9/2021 pukul 21.30 Wita, TKP di pinggir Jalan Ahmad Yani VII, Koripan Kelod, Abiantuwung, Kediri, Tabanan, hasil penggeledahan badan dan tempat tertutup lainnya, petugas menemukan barang haram padanya berupa 1 (satu) buah plastic klip Shabu dengan berat 0,23 gram bruto atau 0,13 gram netto didalam pipet plastic warna bening strip orange, peran terduga sebagai Pengguna.
  2. I Kadek F A P alias Ferry, 23 tahun, alamat Desa Bongan, Tabanan, Terduga berhasil diamankan pada hari Sabtu, 25/9/ 2021 Pukul 00.15 wita, dirumahnya hasil penggeledahan badan dan termpat tertutup lainnya, padanya petugas menemukan barang haram 1 (satu) buah plastic klip shabu dengan berat 0,17 gram bruto atau 0,07gram netto, dengan peran terduga sebagai Peluncur.
  3. Komang H W A alias Lonot, 38 tahun, alamat Jalan Diponogoro Tabanan, Terduga berhasil diamankan pada hari Minggu 26 September 2021 pukul 00.10 wita di rumahnya hasil penggeledahan badan dan termpat tertutup lainnya, padanya petugas berhasil menemukan 15 (lima belas) buah paket shabu dengan berat keseluruhan barang bukti berupa kristal bening diduga shabu seberat 16,7 (enam belas koma tujuh) gram bruto atau 14,75 (empat belas koma tujuh puluh lima) gram netto peran Pelaku sebagai PENGEDAR.

ketiga terduga saat ini ditahan dirutan Polres Tabanan Kasusnya dalam Proses Penyidikan, disangkakan melanggar Pasal 112 ayat (1) tahun 2009 tentang Narkotika dengan acaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit 800 juta dan paling banyak 8 milyar rupiah.