Kapolres Tabanan Rilis Pengungkapan Kasus Narkoba, Disita Paket Sabhu & 40 Ribu Lebih Pil Koplo Logo Y dan ADM Tanpa Ijin

Polda Bali – Polres Tabanan – Humas, Seijin Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, S.I.K., M.H., pada hari Kamis tanggal 19 Agustus 2021 pukul 11.50 Wita, Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Tabanan yang dipimpin Kasat Resnarkoba AKP I Gede Sudiarna Putra, S.H., berhasil mengungkap Kasus Narkoba dan mengamankan terduga pelaku sebagai pemilik, pengedar serta menyita sejumlah barang bukti.

Selanjutnya pada hari Senin 23/08/2021 pukul 10.00 Wita, hasil pengungkapan dimaksud, di Rilis oleh Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, S.I.K., M.H., diliput oleh rekan awak Media Cetak, Elektronik dan Media On Line,

Pada kesempatan tersebut Kapolres Tabanan yang didampingi Kasat Narkoba dan Kasi Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagi, S.Sos, menyampaikan, “Untuk mewujudkan situasi kamtibmas Tabanan kondusif, di masa Pandemi Covid-19 saat ini, penegakan hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku tidak boleh kendor, perbuat yang nyata-nyata melanggar dan melawan Hukum tetap kita tindak tegas, ucap Kapolres Tabanan mengawali memberikan keterangan.

Terduga berhasil diamankan, mengaku bernama Bagus Imam Aidin alias Bagus, laki, umur 19 tahun, Pekerjaan -, Islam Indonesia, pendidikan terakhir SMP, alamat asal disalah satu Desa di Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Jatim ( sesuai KTP ) tinggal sementara di jalan Karang Sari 3, nomor 12 Desa Padang Sambian, Kecamatan Denpasar Barat,

Kronologis singkat pengungkapan : Berawal dari informasi yang diterima dari masyarakat bahwa sering terjadi transaksi penyalahgunaan Narkotika di Hotel Aris, Desa Abiantuwung, Kediri, Tabanan oleh seseorang bernama Bagus, kelamin laki dengan ciri-ciri rambut ikal, kulit sawo matang, tinggi 170 cm, perawakan kurus dan pada badannya bertato,

Informasi ini kemudian dikembangkan oleh tim Opsnal Unit 1 Sat Resnarkoba pada hari Kamis tanggal 19 Agustus 2021 pukul 11.50 Wita langsung turun melakukan penyelidikan dan pengintaian dipimpin oleh Kasat Resnarkoba AKP I Gede Sudiarna Putra, SH., bersama dengan Kanit 1 Ipda A.A. Nyoman Anom, melihat terduga yang sesuai dengan ciri ciri dimaksud, Tim Opsnal segera mengamankan orang tersebut, saat diintrogasi terduga mengaku bernama Bagus, selanjutnya tim Opsnal melakukan penggeledahan badan dan tempat tertutup lainnya, didalam saku celana panjang depan kiri yang dipakainya ditemukan 2 paket klip berisi kristal bening didalam pipet plastik warna bening strip kuning terlilit plaster warna hitam diduga Narkotika jenis sabu dan 1 (satu ) buah plastik klip didalamnya berisi 4 (empat ) butir pil warna putih berlogo Y, Saat dilakukan intrograsi terduga pelaku mengakui miliknya dan masih menyimpan pil yang sama di tempatnya Kos.

Selanjutnya pukul 13.40 Wita Tim Opsnal mengawal ketat terduga dan langsung menuju tempatnya terduga kos untuk menunjukan barang yang disimpannya, di tempatnya terduga Kos di TKP 2, petugas kembali melakukan penggeledahan tempat tertutup lainnya didalam kamar kos yang ditempati terduga berhasil menemukan 12 ( dua belas ) buah plastik berisi 1.000 (seribu) butir warna kuning berlogo DMP didalam botol plastik warna putih yang ada pada tas gendong warna hitam merk Loepro, 3 (tiga) bendel plastik klip dan 1 (satu) timbangan merk pocket scale warna hitam, disebelah kulkas menemukan 18 (delapan belas ) buah plastik masing-masing berisi 1000 (seribu) butir Pil warna putih dengan logo Y di dalam botol plastik warna putih yang terdapat pada kerdus dan 43 (empat puluh tiga ) buah plastik klip
Didalamnya masing-masing berisi 10 (sepuluh) butir pil warna putih logo Y didalam botol plastik warna putih yang terdapat pada kerdus,

Setelah selesai melakukan pengeledahan terduga Pelaku dan semua barang bukti yang berhasil disita dibawa ke Sat Narkoba Polres Tabanan guna penanganan lebih lanjut,.

Kapolres Tabanan juga menghimbau kepada seluruh warga Masyarakat agar mengawasi semua anak-anaknya utamanya anak-anak usia remaja agar tidak terpengaruh pergaulan bebas, terpengaruh dan terlibat penyalahguna Narkoba juga termasuk seperti Pil yang berhasil disita Penyidik, mari bersama awasi dan bangun generasi muda kearah yang positif, bersama wujudkan situasi Tabanan yang kondusif. Ucap Kapolres Tabanan

Modus Operandi,
“Pelaku kedapatan memiliki, menyimpan, menguasai dan mengedarkan Narkotika jenis shabu, juga kedapatan membawa dan menyimpan pil berlogo Y dan pil DMP tanpa ijin dari pihak yang berwenang, ucap Kapolres,

Lebih lanjut Kapolres Tabanan menambahkan, “keseluruhan barang bukti yang ditemukan dan berhasil diamankan ;
Di TKP 1 ( di Hotel Aris )

  • 2 (dua) buah paket shabu masing-masing berat 0,24 (nol koma dua puluh empat) gram bruto atau 0,10 (nol koma sepuluh) gram netto, didalam pipet plastic warna bening strip kuning terlilit plaster warna hitam,
  • 0,24 (nol koma dua puluh empat) gram bruto atau 0,10 (nol koma sepuluh) gram netto, didalam pipet plastic warna bening strip kuning terlilit plaster warna hitam terbungkus dengan bekas pembungkus rokok Gudang Garam.
  • 1 (satu) buah plastic klip yang didalamnya berisikan 4 (empat) butir pil warna putih dengan logo Y.
  • 1 (satu) buah celana panjang jean dengan merek LAXADO warna hitam.
  • 1 (satu) unit Handphone dengan merk Oppo warna hitam dengan nomor sim card 083119286529.
  • 1 (satu) unit sepeda motor Honda Vario warna abu-abu dengan nomor polisi DK 2814 IE.
    Jadi jumlah disita barang bukti yang berupa kristal bening ( shabu ) seberat 0,48 (dua koma empat puluh delapan) gram bruto atau 0,20 (nol koma dua puluh) gram netto

Di Tkp 2 (di tempatnya terduga Kos)

  • 18 (delapan belas) buah plastic masing-masing berisi 1.000 (seribu) butir pil warna putih dengan logo Y didalam botol plastic warna putih yang terdapat pada kardus.
  • 43 (empat puluh tiga) buah plastik klip masing-masing berisi 10 (sepuluh) butir pil warna putih dengan logo Y didalam botol plastic warna putih yang terdapat pada kardus.
  • 12 (dua belas) buah plastic masing-masing berisi 1.000 (seribu) butir pil warna kuning dengan logo DMP didalam botol plastic warna putih yang terdapat pada tas gendong warna hitam dengan merek LOEPRO.
  • 3 (tiga) bendel plastic klip dan
  • 1 (satu) buah timbangan merek Poket Scale warna hitam,

Jadi jumlah keseluruhan disita barang bukti berupa pil warna putih dengan logo Y sebanyak 18.430 (delapan belas ribu empat ratus tiga puluh) butir dan
pil warna kuning dengan logo DMP sebanyak 12.000 (dua belas ribu) butir.
Jumlah keseluruhan Pil berlogo Y dan ADM yang diamankan petugas sebanyak 40.434.000 (empat puluh ribu empat ratus tiga puluh empat) butir.

Langkah-langkah yang telah dilakukan ;

  • Mengamankan terduga Pelaku dan menyita barang.
  • Melaporkan kepada pimpinan, selanjutnya dilakukan pemeriksaan / penyidikan dan pemberkasan lebih lanjut,

Saat ini terduga ditahan di Rutan Polres Tabanan, kasusnya dalam proses penyidikan, Pasal yang disangkakan, Pasal 112 Ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit 800 juta dan paling banyak 8 milyar rupiah dan Pasal 196, 197 UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah), Ucap Kasat Res Narkoba menambahkan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.